Ketahanan masyarakat merupakan aspek penting dalam kesiapsiagaan dan tanggap bencana, terutama di daerah rawan bencana alam. Di Indonesia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lengayang memainkan peran penting dalam membangun dan memperkuat ketahanan masyarakat di wilayah tersebut.
Terletak di provinsi Sumatera Barat, Lengayang merupakan kabupaten yang sering dilanda gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Menghadapi tantangan-tantangan ini, BPBD Lengayang telah bekerja tanpa kenal lelah untuk memberdayakan masyarakat lokal agar lebih siap dan tanggap terhadap bencana.
Salah satu strategi utama yang diterapkan oleh BPBD Lengayang adalah pengurangan risiko bencana berbasis komunitas (CBDRR). Pendekatan ini melibatkan keterlibatan masyarakat lokal untuk mengidentifikasi dan mengatasi kerentanan dan kebutuhan spesifik mereka. Melalui kerja sama yang erat dengan masyarakat, BPBD dapat mengembangkan rencana dan inisiatif kesiapsiagaan bencana yang efektif dan berkelanjutan.
Salah satu inisiatif tersebut adalah pembentukan sistem peringatan dini berbasis masyarakat. Bekerja sama dengan warga setempat, BPBD memasang sirene dan melatih relawan untuk memantau dan merespons potensi bencana. Hal ini telah membantu meningkatkan ketepatan waktu dan keakuratan peringatan, sehingga memungkinkan warga untuk mengungsi ke tempat yang aman sebelum bencana terjadi.
BPBD Lengayang juga sangat menekankan peningkatan kapasitas masyarakat lokal dalam merespons bencana. Melalui program pelatihan dan lokakarya, anggota masyarakat diajarkan dasar pertolongan pertama, teknik pencarian dan penyelamatan, dan protokol tanggap darurat. Hal ini tidak hanya membekali warga dengan keterampilan yang diperlukan untuk membantu dalam situasi bencana tetapi juga menumbuhkan rasa solidaritas dan kerja sama dalam masyarakat.
Lebih lanjut, BPBD Lengayang berupaya memastikan kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas diikutsertakan dalam upaya kesiapsiagaan bencana. Program pelatihan dan penjangkauan khusus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan membangun ketahanan kelompok marginal.
Dampak dari upaya BPBD Lengayang terlihat dari kemampuan masyarakat dalam merespons bencana yang terjadi belakangan ini secara efektif. Saat terjadi serangkaian gempa bumi pada tahun 2019, warga dapat mengungsi dengan aman dan meminimalisir korban jiwa berkat sistem peringatan dini dan pelatihan yang diberikan oleh BPBD.
Secara keseluruhan, kiprah BPBD Lengayang merupakan bukti kekuatan ketahanan masyarakat dalam penanggulangan bencana. Dengan melibatkan dan memberdayakan masyarakat lokal, BPBD telah mampu membangun landasan yang kuat bagi kesiapsiagaan dan tanggap bencana di wilayah tersebut. Melalui upaya berkelanjutannya, BPBD Lengayang membuat perubahan nyata dalam kehidupan warga dan membantu menciptakan masyarakat yang lebih aman dan tangguh di masa depan.
